Lensa Biroe

Mitra Terpercaya

Tanggamus

Relawan Forum Literasi Gelar Sharing & Learning Di Tanggamus.

Tanggamus–Forum Literasi Lampung bersama Komunitas Tanggamus Membaca gelar kegiatan “Sharing & Learning” dengan Tema Menulis Buku Literasi Kreatif, Explore Potensi Daerah Lampung.

Kegiatan yang dipusatkan di Pekon Teba, Kecamatan Kota Agung Timur, tepatnya di Kedai Baca Zia Zhania ini, di ikuti oleh puluhan anak anak setingkat Sekolah Dasar (SD) dan guru guru SD setempat, Kamis (05/11/2020).

Sebagai pemateri dalam kegiatan yaitu Asmariah seorang Aktivis Penggiat Literasi Nasional Jogjakarta dan Eki Thadan Praktisi Kreatif & Periklanan Jakarta yang memberikan edukasi seputar potensi kreatifitas anak dan tentang literasi.

Tampak suasana kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 wib, sangat meriah, yang mana suasana sangat cair dengan keceriaan anak anak putra dan putri sebagai peserta.

Anak anak ini terlihat sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Pak Eki yang dikemas dengan cara bermain dan menggambar.

Begitu juga para peserta guru guru SD yang sangat bersemangat mendengarkan dan mencatat ilmu tentang literasi yang disampaikan oleh Ibu Asmariah, khususnya dalam dunia pemanfaatan dan menulis buku literasi kreatif.

Eki Thadan menerangkan, potensi kreatifitas seorang anak dapat digali maksimal:melalui edukasi dan juga pelatihan untuk melihat sesuatu yang berbeda. Seperti melatih melihat gambar bentuk segitiga dari sudut pandang yang lain

“Selama inikan anak anak itu melihat gambar segitiga itu yang dipersepsikan mereka hanya atap rumah, gunung, piramid, namun mereka tidak pernah berpikir melihat dengan terbalik, menyampinh kanan ataupun kiri, sebab bentukan yang kita lihat itu akan berbeda pula persepsinya, ” terangnya.

Eki menjelaskan dengan pelatihan ini dan sudah terbiasa makan kelak jika anak ini sudah dewasa akan terbiasa melihat suatu persoalan dengan cara yang berbeda.

“Pelatihan inilah adalah untuk menstimulasi anak anak untuk berpikir kreatif yang sederhananya, karena masing masing segmerntasi anak, remaja maupun orang dewasa berbeda cara mengungkapkan kreatifitasnya, ” jelas Eki.

Sementara itu, Asmariah penggiat literasi Nasional dari Jogjakarta mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka berbagi atau sharing terkait ilmu tentang literasi. Khususnya dalam pemanfaatan buku setelah dibaca diwujudkan dalam hasil nyata.

“Seperti peserta dalam kegiatan ini kita latih membuat boneka jari dari sebuah karya tulis, kemudian harapan kami kepada komunitas literasi agar tetap semangat dalam pemanfaatan sebuah karya tulis atau buku bacaan,” katanya.

Zonizar Koordinator Komunitas Tanggamus Membaca mendampingi Ketua Forum Literasi Lampung Eni Amalia mengatakan, sangat terkesan dengan kegiatan tersebut yang menghadirkan pemateri penggiat literasi Nasional.

“Kami sangat bangga atas ditempatkannya kegiatan ini di Tanggamus, yang banyak sekali manfaat yang kami rasakan terutama dari para peserta. Yang mana banyak sekali ilmu yang dapat kami terapkan dikemudian hari, untuk semakin menggelorakan semangat literasi di Tanggamus ini, ” katanya.

Diketahui tergabung dalam Komunitas Tanggamus Membaca sebanyak 22 rumah baca aktif, dan beberapa rumah baca yang masih dalam proses pendirian. Sebagai relawan literasi, Komunitas Tanggamus Membaca secara sukarela dan tanpa kenal lelah mensuport dan mendistribusikan buku buku bacaan dari para donatur buku kepada anak anak sampai kepelosok pelosok Tanggamus. (LBcru).

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *