Lensa Biroe

Mitra Terpercaya

Tanggamus

BPBD Siagakan Tim Tanggap Darurat Bencana Hadapi Musim Hujan.

Tanggamus–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus siagakan tim tanggap darurat bencana, antisipasi banjir dan longsor, seiring mulai masuknya musim penghujan saat ini.

Khususnya di wilayah barat Kabupaten Tanggamus yaitu wilayah Kecamatan Semaka, menjadi salah satu fokus perhatian antisipasi bencana banjir dan longsor.

Diketahui untuk wilayah Kecamatan Semaka khususnya di beberapa titik Pekon setempat seperti Way Kerap, Sedayu dan Sukaraja serta Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sedayu ditahun ini sudah beberapa kali terkena musibah banjir dan longsor.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Darsun mewakili Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Ediyan M Thoha, pihaknya telah menyiagakan personil tim tanggap darurat siaga bencana selama 24 jam.

Yang mana tim tersebut akan langsung terjun kelapangan saat terjadi bencana dalam rangka mendata dan survey dampak bencana untuk selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan dan tim terpadu untuk mengambil langkah langkah penanganan.

“Kita juga telah menyiapkan kendaraan rescue serbaguna satu unit, mobil taktis jenis pickup dua unit, ada juga paramotor. Kemudian untuk antisipasi bencana dilaut atau sungai kita ada perahu karet. Dalam tim tanggap darurat ini, sifatnya tim terpadu dari semua institusi terkait, seperti TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan Satpolpp juga aparatur kecamatan dan Pekon, ” katanya, Selasa (24/11/2020) didampingi Edi Nugroho Kabid Rehabilitasi.

Untuk khusus wilayah Kecamatan Semaka, di daerah yang beberapa waktu lalu terkena musibah banjir dan longsor, pihak BPBD telah melakukan sosialisasi antisipasi bencana banjir dan longsor. Sosialisasi berupa himbauan agar warga yang berdekatan dengan alur alur air dan kali untuk memperhatikan lingkungan sekitaran dan melakukan pembersihan. Sehungga sewaktu hujan air dapat mengalir dan tidak tersumbat oleh sampah dan kayuan yang terbawa arus.

“Saat terjadi musibah terakhir, kami juga telah melakukan pengerukan lumpur sungai di Pekon Sukaraja, dan pembersihan lumpur di Sedayu. Mudah mudahan kondisi sungai bisa normal bisa menampung debit air hujan, tapi harapan kami masyarakat juga harus waspada bencans dan selalu jaga kebersihan di jalur air hujan, supaya air tidak membawa material sampah, ” ujarnya.

Darsun menambahkan, tidak hanya wilayah Semaka menjadi fokus siaga bencana dari tim tanggap darurat, tapi juga ada beberapa titik daerah lainnya yang rawan bencana. Seperti diantaranya wilayah Kecamatan Limau, Cukuh Balak, Ulu Belu dan Kelembaban serta beberapa Kecamatan Lainnya.

“Paska beberapa kejadian bencana beberapa waktu lalu kami bersama Pemkab telah mengusulkan ke Pusat untuk program penanganan paska bencana khususnya di Semaka, mudah mudahan terealisasi, ” imbuhnya. (LBcru).

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *