Lensa Biroe

Mitra Terpercaya

Tanggamus

Potensi Wisata Cukuh Balak Mempesona.

Tanggamus–Kecamatan Cukuh Balak memiliki potensi wisata yang mempesona dan masih alami, yang seharusnya dikunjungi oleh penikmat wisata baik lokalan Tanggamus maupun dari luar daerah.

Potensi wisata tersebut diantaranya, pantai Kakhang Putih, Teluk Tengor, Pantai Kakhang Bebay, selain itu ada juga air terjun yang berada di Pekon Kaca Marga.

Namun, sejak pandemi Covid 19, beberapa tempat wisata tersebut di tutup sementara, mengikuti anjuran dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus sampai waktu yang belum di tentukan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus.

Menurut Muhsinin salah satu Anggota Kelompok Pemuda Sadar Wisata (Pokdarwis) Cukuh Balak, imbas dari pandemi ini sangat terasa dampaknya bagi pengelola tempat-tempat wisata. Karena selain menurunnya tingkat kunjungan wisatawan, juga berpengaruh terhadap para pedagang yang berada di sekitar tempat wisata tersebut, yang usahanya terpaksa dihentikan juga.

“Namun ada sisi positif yang bisa diambil dari penutupan tempat wisata ini, yakni anggota Pokdarwis dan pengelola tempat wisata,bisa maksimal membersihkan area wisata dari sampah-sampah yang tertinggal, ” katanya, Kamis (26/11/2020).

Muhsinin menambahkan, dengan bergotong royong dalam membersihkan lokasi wisata tersebut, tentu saja banyak manfaat yang didapatkan. Yaitu selain membuat lokasi wisata semakin indah juga berdampak mengurangi pencemaran lingkungan. Sehingga kesan kesan Sapta Pesona wisata semakin terlihat dan harapan kedepan, para pengunjung akan terkesan dan ada rasa ingin kembali ke lokasi wisata tersebut bersama keluarga dan teman temannya yang lain.

“Kalau lokasi pantai kita tersebut semakin bersih tentu saja pengunjung semakin nyaman dan setelah pulang kedaerahnya masing masing, mereka bercerita kepada keluarga, tetangganya ataupun temen temen mereka, dan secara tidak langsung sudah mempromosikan wisata kita, ” imbuhnya.

Harapan kami bersama masyarakat agar pandemi segera berakhir dan aktifitas kembali berjalan normal, tentunya perekonomian masyarakat sekitar juga kembali terangkat, tidak terpuruk seperti saat ini.

“Kami pokdarwis bersama pengelola wisata selalu berkomitmen untuk penerapan protokol kesehatan baik di lokasi wisata maupun diluar lokasi, ” pungkasnya.(Li).

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *