Lensa Biroe

Mitra Terpercaya

Tanggamus

Harapkan Pemkab Hibahkan Lahan Eks Samsat Guna Ruang Kelas MIN.

Tanggamus–Masyarakat Kota Agung harapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus hibahkan lahan bekas (Eks) kantor Samsat Kota Agung yang bersebelahan MIN, untuk penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Agung, Tanggamus.

Menurut Awen warga setempat, harapan masyarakat tersebut disebabkan antusiasnya warga masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolahan tersebut. Namun karena keterbatasan ruang kelas banyak orang tua harus kecewa karena anaknya tidak bisa masuk ke MIN karena kuota penerimaan sudah habis.

“Yang saya ketahui setiap tahunnya sekitar 50 orang lebih calon peserta didik MIN Kota Agung yang ditolak karena kurangnya ruang kelas. Para orang tua memang sangat antusias untuk menyekolahkan anak mereka di MIN, untuk mengarah pendidikan agamanya,” katanya, Minggu (29/11/2020).

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Kepala Sekolah MIN Kota Agung Kusairi, S.Pd. I, membenarkan adanya harapan warga masyarakat tersebut.

Selanjutnya atas harapan tersebut telah ditindaklanjuti oleh pihak dewan guru MIN Kota Agung melalui pengajuan permohonan hibah tanah bekas Kantor Samsat Kota Agung kepada Bupati Tanggamus.

Bahkan sudah dua kali proposal yang mereka sampaikan kepada pucuk pimpinan Kabupaten Tanggamus, yang pertama sebelum tahun 2020 ini. Yang mana saat itu ada jawaban yang menyatakan lahan bekas kantor Samsat tersebut masih dalam proses pelimpahan aset gedung dan ada wacana peruntukkan museum.

Selanjutnya kembali pihak MIN mengajukan proposal permohonan hibah lahan, dan kali ini langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Tanggamus yang mengetahui dan mengajukan proposal.

“Proposal yang kedua ini langsung Kepala Kemenag yang mengetahui dan mengajukan permohonan hibah, mudah mudahan menjadi perhatian dari Bupati dan memberikan hibah untuk ruang kelas baru. Sebenarnya kita butuh hanya lahan untuk membangun ruang kelas baru, jadi sekitaran lebar lebih kurang 20 meteran dan sepanjang lahan, ” ujarnya.

Diketahui, peserta didik MIN Kota Agung memang naik drastis beberapa tahun terakhir, hal tersebut dikarenakan kepercayaan masyarakat akan proses belajar mengajar dii MIN semakin tinggi, utamanya untuk sekolah berbasis agama Islam.

Untuk saat ini jumlah peserta didik MIN Kota Agung mencapai lebih dari 836 peserta didik putra putri, dengan staf pendidik berjumlah lebih dari 56 orang guru status ASN dan Honorer.

Dengan kondisi banyaknya peserta didik namun kekurangan ruang kelas maka diberlakukan sekolah masuk pagi dan sore.

“Jadi kami sangat mengharapkan hibah lahan bekas kantor samsat tersebut, untuk penambahan ruang kelas baru dan lab komputer. Jika permohonan ini di realisasikan oleh Bupati, kegiatan belajar mengajar akan lebih maksimal dan anak didik bisa sekolah masuk pagi semua, ” imbuhnya.

Terpisah Kasub Pemindah Tanganan dan Penghapusan Aset Daerah Mazdalena mewakili Kepala Bidang Aset Daerah Romi Djajuli, menyatakan, bahwa lahan bekas kantor Samsat Kota Agung tersebut milik Pemkab Tanggamus. Namun bangunan fisik gedungnya adalah aset dari dispenda Provinsi Lampung.

“Samsat sekarang memiliki lahan sendiri dan membangun kantor, dan kantor yang lama di Kota Agung tidak terpakai lagi maka lahannya menjadi aset Pemkab. Namun karena gedung bekas Samsat tersebut masih aset Provinsi, sekarang masih dalam proses pelimpahan aset gedung tersebut ke Kabupaten Tanggamus, agar lahan tersebut bisa di fungsikan Pemkab, ” katanya.

Mazdalena menambahkan, wacananya kedepan lahan tersebut direncanakan akan dibangun gedung perpustakaan daerah, namun masih terkendala dengan pelimpahan aset gedung bekas Samsat tersebut.

“Kami sebagai yang membidangi terkait aset daerah, hanya mengurusi administrasi serta data data aset milik Pemkab yang ada, jadi untuk pembangunan dan peruntukkan lahan ada yang berwenang, ” katanya. (LBcru).

1 COMMENTS

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *