30 Orang Anggota DPRD Tanggamus Alpa Tanpa Alasan, Paripurna Ditunda.

  • Whatsapp

TANGGAMUS–Sebab 30 anggota DPRD Tanggamus tidak hadir tanpa alasan jelas maka Rapat Paripurna terpaksa di tunda dan di jadwalkan ulang oleh Badan Musyawarah.

Rapat paripurna DPRD Tanggamus yang dijadwalkan pada Jumat (5/11) tersebut dengan agenda mendengarkan jawaban bupati atas pandangan umum Fraksi-fraksi yang, terkait RPJM.

Awalnya Paripurna akan berjalan seperti biasa, panitia para staf persidangan sudah menyiapkan semua keperluan rapat.

Namun karena kehadiran anggota belum juga kuorum sehingga rapat sempat diskor selama tiga kali oleh pimpinan rapat Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga.

Diketahui, rapat paripurna sejatinya dimulai pukul 09.00 WIB, namun molor hingga pukul 11.00 WIB.

Saat itu berdasarkan absensi kehadiran, anggota dewan yang tanda tangan mencapai 23 orang. Diatas kertas memang kuorum. Namun kehadiran secara fisik tidak sampai 23 dewan yang hadir diruang sidang.

Usut punya usut ternyata ada dewan tanda tangan kehadiran namun karena sesuatu dan lain hal sehingga tidak masuk kedalam ruangan sidang.

Pimpinan sidang paripurna yakni Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga kemudian menskor hingga selesai waktu Salat Jumat. Namun saat skor dicabut dan rapat kembali dibuka, kehadiran dewan tidak kunjung bertambah dan Irwandi kemudian menskor lagi.

Hingga pukul 14.30 WIB, kehadiran anggota dewan didalam ruang sidang hanya 15 orang, lantaran tidak kunjung kuorum, maka berdasarkan tata tertib dewan, rapat paripurna ditunda dan akan dijadwalkan kembali oleh badan musyawarah (Banmus)

Menanggapi batalnya rapat paripurna tersebut,Wabup Tanggamus, Hi.A.M.Syafii saat diminta komentarnya mengaku tidak mengetahui secara pasti apa penyebab banyaknya anggota DPRD yang tidak hadir.

“Kalau ditanya apa sebabnya, ya saya belum tahu karena belum komunikasi sama kawan kawan dewan yang tidak hadir. Harapannya tentu hari ini kuorum karena untuk merespon pandangan umum fraksi terkait rencana perubahan RPJMD, kami sudah siap untuk menjawab, tapi ya pada kenyataannya tidak kuorum,” kata Syafi’i

Sementara, Anggota DPRD Tanggamus yang juga anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Tanggamus, Hajin M.Umar mengatakan bahwa, sejatinya bupati dijadwalkan untuk menjawab pandangan umum fraksi yang dalam hal ini disampaikan oleh Fraksi Partai NasDem mengenai perubahan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Tanggamus 2021-2026.

“Sesuai tatib apabila sudah diskor tiga kali tidak kuorum maka rapat ditunda dan akan dijadwalkan kembali oleh Banmus,” kata Hajin.

Untuk diketahui, Fraksi Partai NasDem menyampaikan pandangan umum terkait RPJMD tahun 2021-2026. Inti dari pandangan umum adalah mendukung program pemerintah daerah dan memberikan sejumlah masukan seperti program pendidikan, kesehatan,kemaritiman, pariwisata dan pertanian.

Untuk pendidikan Fraksi NasDem mengusulkan agar ada Universitas di Tanggamus yang dalam pengelolaannya ada campur tangan pemerintah daerah, lalu masalah pertanian mengenai irigasi dan serangan hama wereng. Dan peningkatan sektor pariwisata.(LB).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *