Forum Literasi Lampung Lakukan Silaturahmi Literasi Ke Kabupaten Tanggamus.

  • Whatsapp

 

TANGGAMUS – Jajaran Forum Literasi Lampung (FLL) lakukan kunjungan silahturahmi literasi ke
Lamban Baca Nurul Falah Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus, Jumat (19/11).

Ketua Forum Literasi Lampung Eni Amaliah mengatakan, bahwa tingkat literasi yang tinggi akan berbanding lurus dengan kemampuan seseorang. Untuk menerima, mengolah, dan menyikapi setiap informasi yang diterimanya.

Oleh karena itu, pendidikan literasi yang diterapkan pada anak sejak dini berperan sebagai fondasi bagi mereka. Untuk bisa memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis ketika dihadapkan dengan berbagai situasi.

“Pola pikir kritis diperlukan sebagai investasi yang akan berguna saat anak mulai memasuki dunia masyarakat yang sebenarnya di masa mendatang, ” kata Eni Amaliah di hadapan para penggiat dan relawan literasi Kabupaten Tanggamus yang aktif juga anak anak Lamban Baca Nurul Falah.

Eni Amaliah menerangkan, kunjungan silaturahmi literasi yang dilakukan oleh Tim Relawan yang tergabung dalam Forum Literasi Lampung.Melakukan serangkaian kegiatan, yang diawali kunjungan ke Lamban Baca Nurul Falah, bantuan Al-Qur’an dan buku-buku bacaan.

“Kemudian rangkaian kegiatan Story Telling, menulis puisi bersama, hafiz qur’an dan bercerita sejarah nabi, dan lain-lain, ” terangnya.

Sementara, pengelola Lamban Baca dan TPA Nurul Falah Zulkarnaen Zen sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Tim Relawan Literasi baik dari provinsi maupun Kabupaten.

“Kami sangat mengapresiasi forum literasi Lampung, atas perhatian dan kepeduliannya untuk masyarakat Tanggamus khususnya anak-anak di Pekon Banjar Negeri,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan juga oleh ketua Komunitas Tanggamus Membaca (KTM) Zonizar yang berharap kegiatan-kegiatan seperti ini perlu dilakukan terus-menerus dan berkesinambungan.

“Kemudian diperlukan kerjasama semua pihak sebagai perwujudan dari komitmen Tanggamus yang sudah mendeklarasikan sebagai Kabupaten Literasi, ” ujar Zon.

Diketahui, adapun Gerakan Literasi dan Kepedulian bergerak di 15 Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung. Merupakan program Forum Literasi Lampung yang sudah dilakukan sejak Tahun 2010.

Sebagai bentuk kepedulian untuk menumbuhkembangkan budaya literasi pada sistem pendidikan, tidak hanya lingkup sekolah tapi juga keluarga dan masyarakat. Dalam rangka pembelajaran sepanjang hayat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup.

Hal itu dibuktikan oleh Tim Relawan dengan memberikan sosialisasi pengenalan 6 literasi dasar baca-tulis, numerasi, sains, digital, finansial, dan budaya dan kewargaan bagi ibu-ibu Majelis Ta’lim Nurul Falah Pekon Banjar Negeri.

Pentingnya literasi dikenalkan kepada masyarakat terutama ibu-ibu, salah satunya agar ibu-ibu dapat lebih bijak dalam memanfaatkan informasi yang dimiliki. Serta mandiri dalam memilah memilih data dan informasi yang bermanfaat.

Ibu-Ibu juga tidak gaptek, manfaat yang paling sederhana, bisa mengontrol dan mengawasi handpone anak-anaknya. Sehingga terhindar dari konten-konten negatif yang tidak baik dan merusak Akhlak anak.

Selain bersilaturrahmi dengan ibu-ibu Majelis Ta’lim, juga donasi Al-Qur’an dan buku-buku bacaan untuk perpustakaan Masjid Nurus Salam Pekon Banjar Negeri.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan manajemen perpustakaan melalui pelatihan pengolahan bahan pustaka. Oleh mahasiswa prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Turut hadir dan membersamai rangkaian kegiatan tokoh masyarakat dan juga Relawan Literasi Kabupaten Tanggamus, Akhmadi Sumaryanto. Yang juga menyumbangkan buku-buku bacaan untuk menambah koleksi Perpustakaan Masjid Nurus Salam.

Akhmadi berharap kegiatan literasi seperti ini harus terus dilakukan. Para relawan literasi Tanggamus yang selama ini buka lapak baca di beberapa tempat. Kemudian memiliki koleksi dan menyediakan buku-buku bacaan di Rumah bacanya.

Perlu juga mengenal bagaimana mengolah bahan pustaka, koleksi buku-buku bacaan sesuai dengan ilmu manajemen Perpustakaan.

Maka Akhmadi berharap, Forum Relawan Kabupaten Tanggamus bisa bekerjasama dengan Forum Literasi Lampung yang ada di Provinsi.

Untuk memberikan Pelatihan manajemen perpustakaan bagi komunitas, pengelola Rumah Baca, Pengelola Perpustakaan Sekolah/Madrasah di sekitar Kabupaten Tanggamus.(LB/ZN).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *