Demi Terobosan pembangunan Mesuji, Sulpakar lakukan Audiensi di kementerian PPN/Bappenas RI.

Mesuji79 Dilihat

(www.lensabiroe.com) JAKARTA – Demi menunjang peningkatan pembangunan yang ada di Kabupaten Mesuji, Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar melakukan Audiensi di Kementerian PPN/Bappenas Republik Indonesia Jakarta, Selasa (01/02/2023).

Di kesempatan tersebut Sulpakar turut didampingi oleh Staf Ahli Bupati Mesuji, Wahyu Arswendo Umbara, Kepala Bappelitbangda kabupaten mesuji, Abu Rosid Istoni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi S. Nugraha, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mesuji Endra Oktafandi dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Kunjungan itu diterima langsung oleh Direktur Regional 1 Bapppenas Abdul Malik Sadat idris S.T., M. Eng dan Fidelia Silvana, SP, M. Int.Econ.F Koordinator subdit Sumatera II di Gedung Bappenas Republik Indonesia Jakarta.

Dalam kesempatan nya, Sulpakar memaparkan tentang kondisi Kabupaten mesuji saat ini yang bisa tergolong tertinggal disektor Pembangunan.

Dirinya menyebut setelah kurang lebih 14 Tahun berdirinya Kabupaten Mesuji namun masih jauh tertinggal Dari Kabupaten lain yang ada di Provinsi Lampung, terutama Pembangunan Pada Sektor Infrastruktur Khusus nya Infrastruktur Jalan.

“Atas hal tersebut kami memiliki harapan besar kepada Kementerian PPN/Bappenas Republik Indonesia untuk memberikan bantuan guna peningkatan pembangunan yang ada di Kabupaten Mesuji,” ucap Sulpakar.

Kawasan industri di kabupaten Mesuji tambah Sulpakar, terdiri dari industri besar, menengah dan kecil dengan kawasan industri menengah perkebunan seluas 13.134 Ha, Kawasan Industri Besar perkebunan seluas 8.377 Ha, Kawasan Industri Kecil Perikanan seluas 20.164 Ha dan Kawasan Industri Besar Perikanan seluas 5.478 Ha.

“Ini kita lakukan karena rasa prihatin dan cinta dengan Kabupaten mesuji yang telah berusia empat belas tahun tapi masih sangat tertinggal pembangunannya di bandingkan kabupaten lainnya yang seumur dengan mesuji,” ujar Sulpakar.

Selain itu Sulpakar juga berharap Kepada Semua Kepala OPD yang ada di Kabupaten Mesuji untuk lebih efektif dan rutin melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian masing masing untuk membawa program program yang ada di Kementerian ke Kabupaten mesuji.

“Percuma saya bersemangat melakukan terobosan dan komunikasi ke pusat bila tidak ditindak lanjuti oleh OPD Teknis ” tegas Sulpakar. (RIS) “Kotan .AKARTA – Demi menunjang peningkatan pembangunan yang ada di Kabupaten Mesuji, Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar melakukan Audiensi di Kementerian PPN/Bappenas Republik Indonesia Jakarta, Selasa 01/02/2023.

Di kesempatan tersebut Sulpakar turut didampingi oleh Staf Ahli Bupati Mesuji, Wahyu Arswendo Umbara, Kepala Bappelitbangda kabupaten mesuji, Abu Rosid Istoni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi S. Nugraha, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mesuji Endra Oktafandi dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Kunjungan itu diterima langsung oleh Direktur Regional 1 Bapppenas Abdul Malik Sadat idris S.T., M. Eng dan Fidelia Silvana, SP, M. Int.Econ.F Koordinator subdit Sumatera II di Gedung Bappenas Republik Indonesia Jakarta.

Dalam kesempatan nya, Sulpakar memaparkan tentang kondisi Kabupaten mesuji saat ini yang bisa tergolong tertinggal disektor Pembangunan.
Dirinya menyebut setelah kurang lebih 14 Tahun berdirinya Kabupaten Mesuji namun masih jauh tertinggal Dari Kabupaten lain yang ada di Provinsi Lampung, terutama Pembangunan Pada Sektor Infrastruktur Khusus nya Infrastruktur Jalan.

“Atas hal tersebut kami memiliki harapan besar kepada Kementerian PPN/Bappenas Republik Indonesia untuk memberikan bantuan guna peningkatan pembangunan yang ada di Kabupaten Mesuji,” ucap Sulpakar.

Kawasan industri di kabupaten Mesuji tambah Sulpakar, terdiri dari industri besar, menengah dan kecil dengan kawasan industri menengah perkebunan seluas 13.134 Ha, Kawasan Industri Besar perkebunan seluas 8.377 Ha, Kawasan Industri Kecil Perikanan seluas 20.164 Ha dan Kawasan Industri Besar Perikanan seluas 5.478 Ha.

“Ini kita lakukan karena rasa prihatin dan cinta dengan Kabupaten mesuji yang telah berusia empat belas tahun tapi masih sangat tertinggal pembangunannya di bandingkan kabupaten lainnya yang seumur dengan mesuji,” ujar Sulpakar.

Selain itu Sulpakar juga berharap Kepada Semua Kepala OPD yang ada di Kabupaten Mesuji untuk lebih efektif dan rutin melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian masing masing untuk membawa program program yang ada di Kementerian ke Kabupaten mesuji.

“Percuma saya bersemangat melakukan terobosan dan komunikasi ke pusat bila tidak ditindak lanjuti oleh OPD Teknis ” tegas Sulpakar. (Kotan/RIS) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *